Senin, 29 Juli 2013

Efek Obat Nyamuk Bagi Kesehatan (Bakar,Elektrik,Semprot)

Efek obat nyamuk
Efek Obat Nyamuk
Adakah efek dan bahaya penggunaan obat nyamuk elektrik, bakar dan semprot? Bagi anda yang rumahnya banyak nyamuk -terutama- dimalam hari, tentunya penggunaan obat nyamuk menjadi tak terhindarkan. Pertanyaanya apakah efek obat nyamuk membahayakan kesehatan?

Saat ini, ada 3 jenis obat nyamuk yang beredar di pasaran, yaitu: bakar, elektrik, dan semprot. Satu lagi obat nyamuk lainnya yaitu dengan cara dioles. Akan tetapi obat nyamuk oles bukannya untuk membunuh nyamuk, tetapi untuk mengusirnya.

Bahaya dan Efek Obat Nyamuk Bakar, Elektrik, dan Semprot

Secara umum, obat nyamuk mempunyai manfaat yang sama untuk membunuh dan mengusir nyamuk. Efek obat nyamuk ditentukan oleh bahan aktif atau bahan racunnya. Obat nyamuk mengandung bahan aktif organofosfat pembunuh serangga, ditambah bahan pewangi dan lain-lain.

Obat nyamuk jenis bakar dan semprot lebih mudah membunuh nyamuk. Konsentrasi dan efek obat nyamuk berbeda-beda, tergantung pada jumlah pemakaiannya. Bahaya obat nyamuk tergantung juga dari konsentrasi bahan aktifnya dan frekuensi pemakaian.

Semua efek obat nyamuk memiliki bahaya dan dampak bagi kesehatan. Kalau dilihat dari bentuknya, obat nyamuk bakar efeknya lebih berat karena mengeluarkan asap, sehingga beresiko langsung terhirup masuk ke saluran nafas. Obat nyamuk cair beresiko lebih kecil karena disemprotkan dan diubah menjadi gas, sehingga dosisnya menjadi lebih kecil. Dan obat nyamuk elektrik kadar racunnya lebih kecil, karena dikeluarkan dengan daya elektrik.

Efek obat nyamuk menjadi lebih berbahaya terhadap anak kecil, karena daya tahan tubuhnya masih rendah. Untuk anak yang memiliki riwayat alergi atau asma, resiko bahaya lebih besar karena mudah batuk-batuk dan sesak nafas. Racun obat nyamuk masuk ke dalam tubuh melalui hirupan, saluran pernafasan atau kulit kemudian ke pembuluh darah dan masuk ke organ tubuh. Karena sebagian besar obat nyamuk dihirup, maka efek obat nyamuk berdampak langsung terhadap paru-paru. Sementara obat nyamuk kulit berdampak terhadap kulit dan tergantung pada sensitifitas kulit.

Efek Obat Nyamuk Lainnya Bagi Organ Dalam

Efek obat nyamuk lainnya -selain paru-paru- ,juga bisa menyebabkan gangguan fungsi syaraf, hati dan ginjal, gangguan sistem pernafasan dan efek karsogenik yang bisa memicu kanker. Obat oles sebaiknya dihindari pada anak usia dibawah 2 tahun. Obat nyamuk mengandung zat beracun yang bisa merusak sel darah merah, terutama kalau dipakai berlebihan sehingga kadar racun lebih banyak. Hal ini dapat menyebabkan anemia.

Efek obat nyamuk dan apapun jenisnya, akan menimbulkan masalah kesehatan bila cara pemakaiannya tidak benar dan berlebihan. Obat nyamuk hendaknya digunakan bila kondisinya tidak memungkinkan lagi memakai cara alami. Dianjurkan agar sebisa mungkin kembali dengan cara natural untuk meminimalisir efek obat nyamuk kimia, misalnya menanam tanaman lavender, menggunakan raket nyamuk, atau obat nyamuk oles. 

Obat nyamuk hendaknya dipakai pada ruangan dengan ventilasi cukup. Letakkan di bawah tempat tidur dan searah dengan aliran udara agar tidak mengganggu pernafasan. Gunakan ruangan setelah bau obat nyamuk hilang.

Demikianlah informasi mengenai efek obat nyamuk bagi kesehatan. Semoga bermanfaat :-)

Artikel cara dan tips lainnya mengenai:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar