Senin, 28 Januari 2013

Kisah Nabi Luth as. (Bagian 1)

Nabi Luth as. adalah saudara Nabi Ibrahim as. Beliau diutus untuk menyeru kepada penduduk negeri Sadum (Palestina) yang sangat durhaka kepada Allah swt. Budi pekerti kaum Nabi Luth amat tercela. Mereka memutuskan hubungan perkawinan antara pria dan wanita, yang berarti menghentikan perkembangan keturunan manusia. Sebagai gantinya, mereka lebih cenderung kepada sesama jenisnya. Laki-laki lebih senang mengawini laki-laki daripada wanita. Mereka juga sering melakukan pereampokan dan penganiayaan.

Setiap kali Nabi Luth as. menasihati dan menakuti mereka dengan siksaan Allah swt., mereka segera menjawab: "Datangkanlah siksaan Allah itu, hai Luth. Jika sekiranya engkau orang yang benar!". Dalam hal ini Allah swt. terangkan dalam alquran surah al-Ankabut ayat 28-29.

Setelah berulang kali diperingatkan dan ternyata usaha tersebut sia-sia belaka, berdoalah Nabi Luth as. kepada Allah swt. Di dalam alquran Allah swt. menjelaskan dalam surah al-Ankabut ayat 30.
Kisah Nabi Luth as. (Bagian 1)
Kisah Nabi Luth as. (Bagian 1)
Maka doa Nabi Luth as. diterima, kemudian Allah swt. mengutus beberapa malaikat untuk menimpakan azab kepada kaum Nabi Luth yang sangat durhaka dan inkar itu. Segera datang berita dari Alah melalui Nabi Ibrahim as. bahwa negeri Sadum beserta seluruh penduduknya akan dibinasakan. Mendengar berita itu, Nabi Ibrahim as. berkata, "Ya Allah, di negeri itu ada Luth. Bagaimana dengan dia jika negeri Sadum dimusnahkan?" Maka Allah swt. menjawab kekhawatiran Nabi Ibrahim as. itu dengan firman-Nya sebagaimana yang disebutkan di dalam alquran surah al-Ankabut ayat 32.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar